Showing posts with label bridezilla. Show all posts
Showing posts with label bridezilla. Show all posts

Monday, October 28, 2019

Putri Baim Jadi Manten Series: Memutuskan Menikah

Hola guys,

Maafkan kalo series ini terbengkalai dan belum di update lagi padahal ini udah hampir 8 bulan sejak Putri Baim jadi Manten, wew ga kerasa deh kayaknya baru kemaren. Tapi tiba-tiba kepikiran aja buat bahas ini, kayaknya ini bahkan lebih penting daripada proses pencarian vendor dan lain-lain karena ini adalah inti dari sebelum nyari vendor bahkan, ya ga sih, masa mau cari vendor sebelum memutuskan mau menikah, kan lucu wkwk.

Bhaiklah, jadi sebelum aku dan Baim memutuskan untuk menikah, apakah yang kami lakukan? nyari wangsit dimana kalo kita ngerasa masing-masing adalah jodoh yang terbaik bagi masing2? Tentunya ya pasti kami selalu berdoa kepada Allah Swt agar dimudahkan jalannya apabila kami berjodoh, dan dijauhkan apabila kami tidak berjodoh, tapi selain berdoa tentu ada hal lain yang kami lakukan.

Somehow sejak awal ketemu lagi yang ceritanya bisa dibaca disini, aku udah semacam yakin aja gitu kalo Baim will be the one apalagi restu ortu udah di tangan, bahkan sudah direstui sebelum diminta wkwk. Tapi ya kami bukan juga yang terus tidak berjuang dan santai-santai let it flow.

Waktu itu aku pernah baca di blognya ka Annisast tentang 30 pertanyaan yang harus dijawab sebelum menikah, nah awalnya kita coba jawab-jawabin pertanyaan disitu dulu ya namanya juga kita kan dua manusia berbeda pastinya punya pemikiran berbeda juga karena kita dibesarkan juga di lingkungan keluarga yang berbeda, jadi menurutku penting banget buat at least tau lebih dalam soal pemikiran masing-masing, artikel itu juga selalu aku rekomendasikan kepada teman-temanku yang sedang berjuang menuju jenjang pernikahan, karena itu juga bisa menyelamatkan kita dari perceraian akibat perbedaan prinsip yang mana sangat populer di kalangan selebritis, dan sebagai orang hukum aku pun sadar betul bahwa disclaimer dan agreement di awal itu sangat penting, jadi ketika di tengah jalan terjadi suatu hal kita bisa tengok lagi ke belakang bagaimana perjanjian kita sebelumnya, walaupun tidak dikuatkan dalam prenup agreement, tapi at least ya sudah tahu sama tahu gitu lho.

Selain artikel dari ka Annisast itu juga kita coba buat googling contoh-contoh questions before marriage lainnya, banyak tersedia kok di Google. Hal-hal yang kita pikirkan berbeda kita diskusikan bersama kira-kira gimana jalan tengahnya, dan tentunya filenya kita simpan baik-baik semoga aja sih ga butuh buat dibuka hehe.

Apa ajakah yang harus dibahas? paling penting masalah finansial sih kaya siapa yang harus cari nafkah, apakah istri boleh bekerja, siapa yang pegang uang apakah masing-masing atau di pool si istri/suami, kalo ada yang mau pinjem uang bagaimana, apakah suami/istri masih boleh kirim uang ke keluarga. Bayangin aja kalo kamu gila kerja, extrovert, pendidikan setinggi langit, seneng ketemu orang, biasa punya uang sendiri, terus tiba-tiba kamu harus jadi istri yang cuma boleh stay at home dan uang jajan dijatah sama suami tiap bulan, bisa-bisa kan kamu jadi gila, ya extreme sih, tapi tujuan menikah kan untuk sama-sama bahagia jadi menurutku ini penting banget dibahas sebelum menikah, mungkin 1-2 bulan kamu masih bisa nurut-nurut aja dan legowo misalnya pilihan kalian berbeda, tapi nikahkan untuk seumur hidup, apakah kamu sanggup?

Terus masalah punya anak atau tidak, aku sering denger juga ada yang istrinya mau punya anak suaminya engga, atau sebaliknya, ada yang pasangannya maunya punya anak sebanyak2nya tapi pasangan satunya pengennya dukung program KB pemerintah, ini penting banget buat dibahas berdua, karena anak itu kan tanggung jawab ayah dan ibunya, jangan sampe kamu dari dulu suka anak kecil dan cita-cita punya anak banyak kemudian suamimu maunya childless marriage, ini harus banget diketahui sebelom menikah, kemudian jika kalian pengen punya anak tapi ternyata ga dikasih sama yang Maha Kuasa kalian mau adopsikah atau mau berdua aja terus sampai akhir hayat, penting buat dibahas.

Masalah mau tinggal dimana ini juga penting, apakah nyaman kalo nyampur di PIM alias Pondok Indah Mertua atau maunya pisah dari orang tua walaupun cuma bisa ngekos kalo belom sanggup beli rumah, aku udah denger juga banyak kasus perceraian karena hal ini bahkan ketika sudah punya anak, tentu kalian gamau kan, jadi masalah ini harus diclearkan banget, dan kalo misalnya kalian sudah sepakat mau tinggal pisah tapi orang tua salah satu maksa untuk tinggal bareng kalian mau solusinya seperti apa, harus banget dibahas sebelum jadi masalah. Dan sebisa mungkin sudah disounding ke ortu masing-masing tentang hal ini.

Pekerjaan rumah juga harus dibagi, apakah istri setuju semua pekerjaan rumah istri yang urus, apakah mau ambil tenaga bantuan dari luar, apakah suami istri bagi-bagi tugas di rumah. Pernah nih aku baca, istri ngerasa ga sanggup ngerjain pekerjaan rumah sendiri sementara suami gamau kalo ada orang lain di rumah alias gamau pake ART, tapi suaminya juga ga bantuin pekerjaan rumah tangga karena menganggap itu adalah pekerjaan wanita, yang ada istri jadi sakit lahir batin. Jangan sampe yang kaya gini kejadian di rumah tangga kalian ya.

Masalah bersosialisasi dan me time juga penting dibahas, apakah istri boleh ikut arisan atau rutin nyalon dll, apakah suami boleh lanjutin hobinya koleksi motor, ini penting banget dibahas karena ga sedikit pasutri yang kucing-kucingan masalah kaya gini, istri gasuka sama hobi suami tapi suami stress kalo gaboleh lanjutin hobinya jadinya harus bohong-bohong sama istri, ada juga istri yang stress banget karena suami gabolehin istri keluar rumah tanpa suami sekedar buat arisan atau nyalon. Tentu ini akan menimbulkan rumah tangga yang tidak sehat.

Alhamdulillah sih setelah berdiskusi menjawab pertanyaan-pertanyaanb tersebut, kami merasa memang lebih banyak persamaannya, ada juga yang berbeda tapi bisa kami diskusikan tanpa harus gontok-gontokan. Semoga insya Allah kami akan selalu berjodoh. Tentu aja jawaban-jawaban dari sebelum menikah tersebut bisa saja berubah seiring bergulirnya waktu dengan mempertimbangkan situasi dan kondisi, dan tentunya tetap harus disepakati bersama. Tapi kalo dari awal kalian menjawab pertanyaan dirasa kok ya banyak banget perbedaannya, coba deh ditanyakan lagi, yakin ga nih mau nikah kalo begini? yakin ga nih bakalan sanggup kompromi? karena kalo aku disuruh mendefinisikan pernikahan dalam satu kata pasti kata yang aku pilih adalah "Kompromi/Compromise" karena ya memang ga ada kayaknya pernikahan tanpa kompromi sih, itu adalah hal yang harus dijalani seumur hidup selama pernikahan berlangsung. Kalo komprominya kebanyakan apa sanggup selalu menggencet ego? karena pada dasarnya manusia itukan adalah makhluk yang egois.

Buat kamu-kamu yang sedang mempersiapkan pernikahan, semoga postingan ini bisa membantu ya supaya lebih yakin, jangan takut menikah karena menikah itukan menggenapkan setengah agama dan merupakan ibadah terpanjang selama hidup, untuk perempuan terutama, menikah itu adalah memilih jalan kita ke surga, karena surganya istri kan ada di suami. Kalo kamu memilih suami yang bikin makan ati terus ya kamu memilih jalan ke surga yang berliku dan berat, kalo milihnya suami yang baik hati dan mau diajak kompromi tentu jalan ke surga yang kamu pilih itu akan lebih menyenangkan ya tho?




Friday, January 4, 2019

Putri Baim Jadi Manten Series: Our Engagement Day + Vendor Review

Hola semuanya, Happy New Year!

Gak terasa ya sudah memasuki tahun yang baru aja, dan aku sekarang kembali dengan Putri Baim Jadi Manten Series, aku mau cerita sekalian review vendor yang aku gunakan saat acara lamaran alias engagement tanggal 4 November 2018 kemarin, udah 2 bulan yang lalu sih hehe, maafkan kemageran ini untuk nulis postingan.



Acara lamaran aku dan Baim berlangsung pada hari Minggu tanggal 4-11-2018, aku yang pilih tanggalnya karena 4-1-1 dan pas banget hari Minggu hehehe. Acara lamaran ini hanya dihadiri oleh keluarga besar aku dan Baim plus teman-teman terdekat kami, tapi berhubung keluarga Baim itu besar banget sekitar 70an orang, dan keluargaku sekitar 20an orang, akhirnya kami memilih venue di restoran yaitu D'Crystal Terrace Resto di Plaza Oleos.



Pemilihan venue ini aku udah coba searching, tapi ternyata cari resto yang kapasitasnya di atas 100 dengan harga yang terjangkau tuh agak susah-susah gampang, mami juga requestnya harus yang makanannya enak, lokasi strategis dan parkirannya gampang, sampai akhirnya aku tau tentang D'Crystal Terrace ini kalo ga salah sih dari The Bridesdept deh, ada yang ngadain acara lamaran disini juga. Lalu aku hubungi dan aku tanya pricelist dan kapasitasnya ternyata cocok, aku coba dateng pas ada acara dan nyobain makanannya juga enak, lokasinya di TB Simatupang juga strategis dan karena dia di gedung perkantoran jadi soal kapasitas parkir ga perlu khawatir, jadinya fixed deh kita pilih venue di D'Crystal Terrace, Tante Linda yang punya resto juga baik dan enak diajak komunikasinya, terus restonya juga udah cukup bagus jadi gaperlu terlalu banyak dekor, dan resto ini punya halaman outdoor yang luas juga, kalo kalian mau wedding outdoor sampai 800 pax juga bisa pake venue ini. Karena aku cuma buat 100 pax jadi aku cukup pakai bagian indoornya aja.





Acara dimulai pukul 10 pagi, keluargaku sudah berkumpul sejak sekitar jam setengah 10, nah di acara lamaran ini aku memutuskan untuk dandan sendiri, tapi aku jadi tahu pentingnya pakai MUA untuk acara spesial kamu karena ternyata walaupun udah ribuan kali dandan sendiri dan udah sering dandanin orang juga, ternyata nervous banget, terus kepikiran ini itu lah jadi ga fokus gitu lho, makanya besok-besok kalau ada acara penting boleh banget hubungi aku buat dandanin kalian #promosi.

Begitu sampai aku langsung masuk ke ruang rias buat menyelesaikan make up, karena toh kan aku emang harus diumpetin dulu sampai nanti dipanggil buat keluar, di ruang rias aku ditemani oleh Puji, Nabila, Jali, Deta dan Gaby, lalu setelah perkenalan keluarga Keke dan Nia ikut nunggu di ruang rias karena nanti mereka ceritanya pura-pura jadi aku dulu gitu lho, nah aku lumayan santai tuh sampe akhirnya tiba-tiba Nia sama Keke udah masuk, berarti kan acara perkenalan udah selesai dan lanjut ke acara inti yaitu keluarganya Baim menyampaikan maksud mau melamar, pertanda aku sebentar lagi harus keluar, barulah kekacauan di ruang rias dimulai, aku belum pakai bulu mata, belum pakai lipstick, belum pakai kuku palsu, hijab juga, jadilah semua yang ada di ruang rias bergotong royong heboh bantuin sampai aku siap dan presentable buat keluar ruangan. Udah gitu karena jarak ruang rias lumayan jauh jadi pas MC panggil aku buat keluar, ya ga ada yang denger sampe ada tanteku yang samperin hehehe.



Ustad Ali Nurdin memimpin doa sekaligus mewakili keluargaku

Baim menyampaikan maksud kedatangannya untuk melamar

Papi menjawab lamaran Baim

Sebelum aku keluar kan ada Keke sama Nia dulu, terus Keke bilang "tuh kak katanya masih cantikan Kak Putri" hehehe. Setelah aku keluar, dan Baim bilang benar kalau yang mau dilamar yang ini, papi meminta Baim menyampaikan sendiri maksud kedatangannya, lalu Baimpun membacakan puisi yang intinya ya melamar aku untuk jadi istri, puisinya juga ga serius-serius amat jadi beberapa kali juga keluarga ada yang tertawa, lalu aku pun menjawab kalau menerima lamarannya dan bersedia jadi pendamping hidupnya #ciyeee. Terus acara dilanjutkan dengan penyerahan cincin, mamanya Baim memasangkan cincin ke jariku dan mami memasangkan cincin ke jari manis tangan kiri Baim.

Baim dan puisinya
when I said " I do"

Mami put a ring on Baim
Baim's mom put a ring on me
Sesuai kesepakatan juga seserahan dan angsul-angsul diserahkan pada acara lamaran instead of akad nikah, jadi ada adegan keluargaku menerima seserahan dari keluarga Baim dan keluarga Baim menerima angsul-angsul dari keluargaku (baca juga: Berburu Seserahan dan Angsul-Angsul), lalu kita foto-foto deh, sambil para tamu juga dipersilahkan untuk menikmati makanan, sepanjang acara juga kita dihibur oleh organ tunggal.





Lalu sembari ada yang makan-makan kita juga foto-foto, dan aku sama Baim bikin video juga, kita juga gak lupa buat duet bareng lagu "Aku dan Dirimu" dari Ari Lasso, lagu andalan banget ini untuk vendor foto dan video ini aku pakai Phototalk Studio, untuk dekorasi aku pakai rustiquedecoration. Hand bouquet aku beli di defleurjakarta yang khusus menjual bunga artificial, karena aku pengen bunganya masih bisa dipajang terus dan gak layu. MC dan organ tunggal itu dari kenalan mami.





Mini review dari vendor2 yang aku pakai, untuk venue sendiri udah cukup banyak aku bahas ya di atas, kekurangannya paling pas aku dateng itu panas banget, aku gatau ACnya central dari gedung atau gimana tapi kondisi ini lumayan bikin cranky dan bikin keluarga jadi kurang nyaman, untungnya masalah AC bisa segera diselesaikan dan selanjutnya kondisi sudah cukup dingin. Untuk vendor dekorasi, menurutku untuk harganya oke banget dibandingin semua vendor lain, dan hasilnya lumayan, cuma ada sedikit miskom aja karena pas di awal masih ada kursi bekas resepsi gitu (dari restorannya) dan vendor dekor tetep ngedekor disamping-sampingnya padahal kan ini lamaran bukan resepsi, tapi akhirnya mau kok buat benerin lagi, terus aku juga bilang sama mereka kalau acaraku sampai jam 2, dan dari awal vendor dekor dan resto sudah saling kontakan, aku ga pegang hape selama acara dan aku pergi dari venue itu jam 2 lebih, pas aku udah sampe rumah ada whatsapp dari vendor dekor dengan nada agak marah gitu sih kenapa aku ga bilang2 kalo acaranya udah selesai dan properti mereka terkurung di dalem karena restonya udah tutup, karena pas mereka set up juga hubungannya langsung sama resto, dan aku juga bilang acaraku kelar jam 2, aku pikir mereka udah hubungan juga sama resto buat masalah ngerapihin dekornya ternyata belum, mana aku tau juga kalo restonya bakal ngunci resto cepet2 ya kan, tapi akhirnya mereka jemput lagi besokannya sih, cuma ya agak gengges aja gitu abis nada whatsappnya kurang menyenangkan hehehe. Selain itu semuanya alhamdulillah lancar dan sesuai dengan ekspektasi, makanan juga pada bilang enak dan habis tak bersisa tapi ga kurang kok.

my fave! cake dan cupcake dari Tante Niki



Untuk foto video menurutku sih hasilnya biasa aja ya, agak kurang kekinian juga, bisa kalian liat sendiri semua foto yang aku upload disini itu hasil dari fotografernya, tapi harganya juga oke sih hehehe, dan videonya sampai bulan Januari belum jadi juga, katanya sih nanti sekalian albumnya. Tapi decentlah lumayan, untungnya ada Puji yang bantu foto-fotoin juga. MC ama organ tunggalnya oke banget, MCnya bisa bawa suasana dengan baik dan kocak juga.

Untuk kebaya aku beli kainnya di Bindu Samtani, dan rok dan kemeja batik yang Baim pakai beli di Cirebon, semua kami jahit di Fadlan, udah terkenal lah gimana ajaibnya hasil karya Fadlan, walaupun harganya ya sesuai dengan hasil yang emang oke hehe, tapi payetnya aku pilih payetin di Nena dan payetnya aku beli sendiri di Pusacho Mayestik. Kemeja batik Baim hampir gajadi sebetulnya karena kita udah ke beberapa tukang jait khusus jas dan kemeja dan pada ga sanggup katanya, pada bilang kainnya gabisa dijahit jadi kemeja, tapi Fadlan bisa sih dan bagus hasilnya hehe, alhamdulillah.



Segitu aja kisah lamaran aku dan Baim, kalau ada yang mau ditanyakan boleh langsung komen di bawah ini aja ya hehehe, semoga bisa menjadi inspirasi untuk kalian yang akan melangsungkan acara lamaran/engagement juga!

Thursday, September 27, 2018

Putri Baim Jadi Manten Series: Berburu Seserahan dan Angsul-Angsul

Hola guys,

Jadi kali ini aku mau update series ini, gak kerasa acara lamaranku dan Baim bakal diadakan sebentar lagi, dan karena memang dari awal kita sudah berkomitmen untuk memberi full seserahan disaat lamaran jadi seserahan ini harus dicari duluan.

Karena aku gak pengen ribet di akhir dan terburu-buru nyari seserahannya jadi aku cuma minta budget aja sama Baim dan aku mostly belanja sendiri karena kalo Baim yang milihin kan takutnya ga muat atau ga sesuai, ada juga sih yang belinya bareng-bareng hehe. Plus kalo belanja sendiri lebih tenang dan bisa ngejar momen diskon juga hehe, kadang ga disengaja cuma pas lagi jalan nemu yang bagus terus aku beli, untuk lamaran di bulan November aku udah mulai nyicil belanja-belanja sejak bulan Mei hahaha.

Jadi setelah dapet budget akupun membuat list apa-apa saja yang akan aku masukkan sebagai seserahan, aku banyak baca-baca dari blog para mantan bride-to-be di luar sana tentang list yang biasanya ada di seserahan, jadi kalo yang aku tangkap sih seserahan itu sebenarnya bisa apa saja tapi mostly adalah kebutuhan sehari-hari, ya jangan sampelah seserahan bagus tapi gak kepake, jadi aku emang ngelist apa yang aku butuhkan, dan ga semuanya baru aku beli barang-barang yang emang udah ada dan aku rasa gaperlu dibeli lagi tapi masih baru juga aku masukin hehe.

Patokanku cuma katanya seserahan untuk perempuan itu biasnaya 7-11 kotak yang pasti jumlahnya ganjil, dan perempuan juga ngebales ke pihak laki-laki dengan memberikan angsul-angsul yang jumlahnya ganjil juga tapi lebih sedikit dari yang diberikan oleh pihak laki-laki kepada pihak perempuan.

Baiklah ini dia list seserahan aku

Kotak 1: Alat Sholat
Aku membeli mukena dan jilbab untuk kotak ini, mukenanya aku beli di pamerannya Hijup merknya dalah mukena Khadeejah (@mukenakhadeejah), waktu itu diskon jadi menurutku good deal banget dan mukenanya juga keliatan mewah. Untuk kerudung aku beli kerudung yang biasa aku pake aja dan di toko tempat aku biasa beli juga yaitu toko Syira di Thamrin City, karena aku itu kerudungnya berdua sama mami jadi nanti kalo pisah rumah aku pasti bingung deh hahaha, jadi aku beli aja yang emang warnanya sering aku pake juga.

Kotak 2: Perlengkapan Mandi
Untuk perlengkapan mandi aku isi dengan kimono handuk dengan bordir nama, juga satu set perlengkapan mandi dari Beauty Buffet belinya di Copia, biasanya sih orang masuk The Body Shop ya, tapi si Beauty Buffet ini packagingnya juga lucu-lucu dan ada paket yang isi 5 (sabun, body lotion, body mist, body cream, body scrub) senada semua gitu, aku pilih yang "Enchanted Dreams" dan lagi-lagi ini belinya pas diskon good deal parah!

Kotak 3: Perlengkapan Tidur
Untuk kotak ini aku isi dengan piyama dan daster yang aku beli di Matahari pas promo buy 2 get 3, karena kemungkinan aku bakal sering nginep di rumah keluarganya Baim jadi aku beli piyama dan daster yang panjang karena baju tidurku yang ada sekarang mini-mini semua hehehe.

Kotak 4: Pakaian Dalam
Aku membeli 2 buah lingerie di PRJ dengan harga miring, beli online bisa lebih murah sih tapikan gabisa dicoba takut gamuat haha, aku juga gamau beli yang di mall karena mahal2 rata2 dan aku berpikiran kayaknya lingerie ga guna2 amat wkwkwk.
Lalu aku juga membeli satu set bra dan celana dalamnya yang berenda dan lucu2 di Wacoal pas promo buy 1 get 1, aku emang biasa pake merk Wacoal jadi kalau beli merk lain takutnya malah ga kepake walaupun banyak yang lebih lucu dan lebih murah.

Kotak 5: Pakaian Kerja
Aku membeli celana kerja di Mangga Dua di toko namanya Dunia Oblong, buat kalian yang sizenya agak kurang normal alias guedhe di Dunia Oblong nih sizenya lengkap banget lho, bayangin celana jeans aja ada yang ampe ukuran 58. Lalu aku belu baju kerjanya di Minimal dan tebak apa? yups lagi diskon juga!
Tas kerja aku beli di Furla Gandaria City, lagi diskon 50%+10% dan emang sesuai banget sama yang aku mau, modelnya formal, spacious jadi muat banyak dan terbuat dari kulit yang kaya kulit jeruk gitu jadi ga gampang baret, dan aku emang udah pake produk Furla dari lama dan itu bagus dan awet.

Kotak 6: Baju Pesta
Biasanya sih orang-orang naro bahan baju dan kain buat nantinya dijahit, tapi aku pengen taro baju yang udah jadi aja, akhirnya berkelilinglah aku di mall cari baju pesta yang udah jadi dengan harga yang wajar, ternyata harganya fantastis semua dengan model yang yah biasa aja, kainnya juga biasa aja, sementara harga kain dan ongkos jahit kayaknya ga segitunya, dan kalo jait sendiri juga modelnya bisa kita tentuin ukurannya juga lebih pas, alhasil aku beli kain di Bindu Samtani untuk dibikin kebaya dan mami beliin kain batik tulis di Cirebon buat bawahannya.
Lalu ada juga sepatu pesta yang aku bikin custom di @brideseries buat dipake pas akad dan resepsi, karena ukuran kakiku yang lebar tapi pendek aka bantet, jadinya aku susah cari sepatu yang ready to wear, harganya sepatu yang ready to wear sama yang custom pun beda dikit, jadi aku pilih custom aja biar lebih pas baik ukuran maupun designnya, karena emang sepatunya Nefrin Fadlan ini udah terkenal enak banget dipakenya, dan aku sangat mencari kenyamanan dari sepatu.

Kotak 7: Make Up
Untuk make up aku masih ada make up yang masih baru masih disegel dan mubazir kalo aku beli lagi jadi aku cuma pake make up yang aku udha punya aja, ditambah beberapa item yang aku emang belom punya beli di Inglot pas lagi ada promo juga, serba promo lah pokoknya seserahanku. Buat kalian yang lagi cari seserahan make up dan skincare bisa banget belanja di Sociolla dan pakai kode aku SBNLAS4M untuk dapetin potongan Rp 50k setiap belanja minimal Rp 250k.

Kotak 8: Skin Care
Sama kaya make up, aku masih punya cukup banyak skin care yang masih tersegel jadi aku ga beli lagi dan masukin yang udah ada aja di rumah hehe.Buat kalian yang lagi cari seserahan make up dan skincare bisa banget belanja di Sociolla dan pakai kode aku SBNLAS4M untuk dapetin potongan Rp 50k setiap belanja minimal Rp 250k.

Kotak 9: Hairdryer dan Sisir Elektrik
FYI, aku itu orangnya males keramas karena males ngeringin rambutnya, rambutku itu tebel banget dan aku berjilbab jadi rasanya effort banget gitu kalo keramas sendiri, enakan keramas di salon hahaha. Ya berhubung mau nikah kan mungkin aku akan lebih sering keramas karena mau ga mau kudu melayani suami, jadinya aku beli hairdryer yang bagusan merk Tescom yang ada ionnya juga biar ga ngerusak rambut, dan lagi diskon gede plus bonus si sisir listrik itu, good deal banget deh jadi langsung aja aku ambil.

Kotak 10: Baju Olahraga
Karena aku ingin hidup lebih sehat hahaha, jadi aku beli daleman dan hijab khusus buat olahraga gitu, karena emang nyari outfit olahraga buat berhijab tuh lumayan PR loh, dan waktu di pameran Hijup ada stand Specs yang jual khusus buat kostum olahraga yang berhijab dan lagi diskon dong tentunya, jadi kita beli aja hehehe.
Sepatu olahraga Reebok aku dibeliin Baim di Kuningan City sebagai kado ulang tahun sebenernya, tapi ya aku masukin aja buat ngerame-ramein seserahan.

Kotak 11: Sprei dan Bed Cover
Sprei dan Bed Cover aku beli di PRJ dan lagi super good deal, diskonnya 70% beli di Seally, yang mana teksturnya aku suka banget, lebih enak daripada merk King Koil menurutku.

Katanya keluarganya Baim mau nambahin makanan-makanan sih jadi aku gatau total kotak seserahannya bakal jadi berapa.

Nah lanjut sekarang ke angsul-angsul dari pihak cewek ke pihak cowok

Kotak 1: Alat Sholat
Alat sholat aku kasih sajadah dan sarung yang senada, ini aku titip mami sih yang cari dan beliin di Thamrin City.

Kotak 2: Baju
Untuk kemeja dan celana kantor aku beli di Dunia Oblong, karena agak susah cari size Baim dan ternyata Baim biasa beli disana. untuk Polo Shirt aku beli di PRJ pas lagi diskon 70% karena Baim emang hobi banget pake Polo Shirt.

Kotak 3: Sepatu
Sepatu aku beliin Baim merk Timberland, believe it or not Baim terakhir beli sepatu udah 4 tahun lalu sampai dia udah gatau berapa nomor sepatunya sendiri hahaha, karena Baim request pengen sepatu yang bisa casual dan bisa resmi dan menurutku modelnya si Timberland itu kece banget, plusnya tentu saja lagi diskon! hohoho

Kotak 4:Batik
Batiknya mami yang pilihin beli di Cirebon di toko batik Salma dan Lebetsibu, batik tulis yang matching sama yang dibeliin buat aku juga.

Kotak 5: Handuk, Pakaian Dalam dan Parfum
Untuk kotak yang ini akan diisi dengan baju handuk bordir yang seragam dengan punyaku belinya di @kimono_handuk, terus ada pakaian dalam beli di Mangga Dua dan satu set parfum Thiery Mugler Angel Men dan Body Lotionnya beli di PIM.

Kotak 6: Tas
Tas aku beliin Baim tas ransel laptop gitu merk Targus, karena tas Baim yang sebelumnya juga merk itu dan dia udah pake 8 tahun, berarti kan awet ya hehehe.

Dan akan ditambahkan dengan makanan juga sampe jumlahnya ganjil

Untuk sewa kotak dan hias seserahannya aku menggunakan jasa dari @seserahanjakarta, nanti akan aku update pake foto-foto ketika kotaknya udah selesai di hias ya!

Doakan acara lamaranku tanggal 4 November nanti lancar-lancar ya, insya Allah aamiin.

Tuesday, August 21, 2018

Putri Baim Jadi Manten Series: Ngobrolin Katering


Hola beauties,

Udah lama banget ya ga ngeblog, pengen ngeblog dan banyak juga stock di draft tapi kok ya agak mager wkwk, dan beberapa waktu ini kerjaan di kantor emang lagi banyak-banyaknya sih. Hari Jum’at, 17 Agustus 2018 kemarin bertepatan dengan ulang tahun NKRI yang ke-73, pertama kalinya aku sama mami, Baim dan mamanya, meeting bareng WO kita tercinta Mbak Riri dari Deluna WO yang akhirnya kita pilih setelah sekian lama mencari WO yang sreg di hati.

Jadi sekarang pengen cerita-cerita soal apa dulu ya soal persiapan wedding ini, hahahaha, alhamdulillah sih kemaren vendor buat hari H udah deal alias udah DP 98% nya lah, paling tinggal perintilan kayak MC Akad yang sebenernya bisa dari MC Resepsi juga sih, Cuma kan beda adat jadi masih dipertimbangkan, terus henna sama nail art udah mulai nyortir, sama fiksasi ke vendor-vendornya kaya menu katering, terus dekornya, ya tapi untuk itungan masih 6 bulan lagi ini sih udah siap banget yah, tapi emang pengennya siap-siap dari lama biar ga terlalu terburu-buru dan stres juga, so far sih aku sangat menikmati nyiapin wedding ini hehehe. Malah buat engagementnya yang tinggal 3 bulan lagi ini yang masih banyak bolong-bolongnya wkwkwk.

Aku baru cerita soal hunting venue sama hunting sanggar minang, sekarang kayaknya mau ngomongin soal katering aja deh karena apa coba yang bakal paling dicari dan diingat orang ketika mendatangi sebuah undangan pernikahan, makanannya! Karena akupun begitu hahaha, dulu mana pernah aku merhatiin dekorasi, musik, baju penganten, yang penting mah makanannya, makanya soal katering ini krusial banget deh, karena akupun masih teringat kondangan dimana makanannya tuh ga ada yang enak padahal tempatnya bagus, atau kondangan yang makanannya setengah jam setelah acara udah pada habis, dijamin bakal jadi omongan orang banget deh, begitupun aku juga masih teringat akan kondangan dimana makanannya enak-enak semua, mewah-mewah yang ala-ala master chef gitu namanya, namanya juga ya dari lidah turun ke perut.

Katering ini juga adalah vendor pertama yang aku booking, bahkan sebelum venuenya dapet lho! Yang penting dipastikan aja dulu kalo katering inceran kita itu rekanan sama venue mana aja dan venue inceran kita juga harus masuk disitu ya, karena biasanya venue itu paling strict soal katering, ga akan diijinin deh katering lain selain katering yang rekanan sama dia, harga katering itu menyesuaikan juga dengan venue, jadi kalo kita belum dapet venuenya sebenernya akan sulit kita untuk minta pricelist katering tersebut karena emang biasanya untuk buffet itu yang nentuin harganya adalah gedung, kalo gubugan baru katering bebas menentukan sendiri.

Nah untuk katering ini kayaknya aku bisa cerita panjang lebar, karena salah satu hobiku adalah ke Wedding Fair dan tujuan utama ke Wedding Fair biasanya adalah untuk nyoba-nyobain katering, karena di wedding fair biasanya katering itu harus perform dengan menampilkan dan menyuguhkan hidangan-hidangan terbaik mereka, dan Wedding Fair itu biasanya gratis, atau paling mahal juga Cuma RP 25k tiket masuknya tapi kalian bisa nyicipin makanan semua katering yang ada, dari pagi sampe malem juga belom tentu semua katering udah kebagian diicipin semua, jadi tuh dengan hanya berbekal uang segitu kalian bisa terjamin kenyangnya wkwkwk, plus makanannya juga enak-enak ala kondangan, dan menunya adalah menu-menu andalan kayak salmon, kambing guling, dimsum, dll makanya aku suka banget ngajakin orang-orang buat dateng wedding fair, terutama anak kosan, buat perbaikan gizi dan kapan lagi makan murah bahkan gratis dengan menu semewah itu, ya gak? Dan kalo kalian ninggalin kontak biasanya kalian akan diundang lagi sama vendor katering tersebut untuk test food pas mereka lagi perform either di kondangan beneran atau di pameran juga, apalagi kalo kalian udah deal dan DP biasanya bakal lebih sering diundang lagi buat test food, soalnya kan harus nentuin menu hehehe. Kalo buat aku sama Baim dateng ke Wedding Fair itu adalah cara ngedate hemat.




Contoh Undangan Test Food Terbuka untuk umum

Keluargaku sih sebenernya udah ga pusing lagi soal katering, karena mami papi tuh emang udah jatuh cinta banget sama Alfabet Katering, yang mana namanya juga udah terkenal banget dalam dunia perkateringan, dan setiap ada kondangan yang pake Alfabet gapernah kecewa sama performancenya karena makanannya selalu enak-enak.

Di Wedding Fair yang pertama aku datengin sayangnya ga ada booth Alfabet, dan sebelum aku nyiapin pernikahan ini, aku juga Cuma tau makanan enak dan ga enak pas dateng kondangan, tapi gapernah menelusuri siapa kateringnya atau berusaha aware sama hal tersebut hahaha, tapi ya kalo nama Alfabet sih aku udah sering banget dengerlah, Baim dan keluarganya juga langsung setuju sih sama Alfabet.

Di Wedding Expo yang pertama aku datengin di JCC, yang pasti booth paling rame adalah Puspita Sawargi, harus kuakui kalo makanan Puspita Sawargi emang enak-enak banget, Puspita Sawargi ini jualannya paketan biasanya jadi bukan Cuma katering aja tapi udah mencakup dekorasi, baju, musik, foto dsb paling yang belum tinggal undangan sama souvenir, jadi kalian bisa dapet bayanganah untuk 600/800/1000 orang kira-kira butuh budget berapa kalau pake paketan dari Puspita Sawargi, tapi perlu diingat juga yang namanya paketan ya pasti itu yang termasuk basic banget, dan Puspita Sawargi juga bukan berarti punya semuanya selain katering, tapi dia juga partneran sama vendor-vendor lain, jadi perlu dipastikan ke vendor-vendor rekanannya itu dapetnya apa aja yang udah termasuk harga yang ditawarin sama paketnya Puspita Sawargi, tapi saat ini PS emang katering sejuta umat bangetlah, karena harganya yang bersahabat dan rasanya yang enak, walaupun kalo untuk dekorasi harus aku akui kalo PS ini kurang mumpuni, kalo kalian pengen dekornya yang lebih ciamik ya saran aku kalo kalian ambil paketan PS mending upgrade dekornya deh.

Katering yang pertama aku coba pada saat dateng ke wedding fair adalah Nendia Primarasa, sama kaya PS, Nendia juga menawarkan paket kumplit, dan yang paling berkesan dari Nendia ini adalah mereka punya semacam jingle itu yang ada lagu dan tariannya dan tiap aku ke wedding fair dimanapun pasti ditampilin deh, rasa makanannya menurutku ya baik-baik saja, nothing special banget tapi juga bukan yang ga enak, Nendia Primarasa ini melejit banget setelah kateringnya kemarin dipake di acara pernikahan Angel Lelga sama Vicky Prasetyo. Harganya mirip2lah sama PS, selain itu adalagi Sawargi Catering Services, jadi gatau kenapa namanya sama2 ada Sawarginya tapi SCS dan PS adalah dua entitas yang berbeda, SCS juga nyediain full package, dan rasa makanannya standard aja sih hehe masih enakan PS menurutku, harga yang ditawarkan hampir sama antara PS sama SCS.

Katering yang aku belum pernah denger tapi cukup berkesan karena makanannya terutama salmon mayoyakinya endeuz banget itu Vessa Catering, ini juga katering yang aku temuin di acara Wedding Fair pertama yang aku datengin di JCC, dan ternyata kantornya deket sama rumah, dia juga nyediain full package dengan harga sedikit di atas Puspita Sawargi.

Venue yang akhirnya aku pilih yaitu Birawa Assembly Hall Hotel Bidakara hanya memperbolehkan 5 katering luar selain katering Hotel untuk perform disitu, salah satunya Alfabet, alhamdulillah, wkwkwk, aku deal sama Alfabet akhirnya pada saat Alfabet ngadain test food di Thamrin Nine Ballroom, tips buat tahu kapan-kapan aja  ada test food adalah dengan follow socmednya si katering, biasanya mereka akan announce kalo lagi ada test food, di Thamrin Nine juga akhirnya aku deal sama Deluna WO, dan karena deal sama dua vendor jadi dapet bonus lagi deh hehehe. Alfabet ini selain makanannya enak-enak dan sudah teruji, dekorasinya juga banyak yang bilang bagus, dan emang pas mereka perform aku liat langsung sih dekorasinya Alfabet tuh “ngangkat” banget, dan bunga-bunga yang dipake juga bukan bunga yang terkesan “murah”.

Bicara soal dekorasi katering, aku paling takjub pas liat-liat dekorasi katering Sono Kembang, karena niat-niat banget dan wow banget kalo dari foto-fotonya yang aku liat, Sono Kembang juga rekanan dengan Bidakara, tapi untuk taste menurutku Sono Kembang makanannya mostly keasinan, emang keluargaku tuh diet garem jadi sering ngerasa masakan selain masakan rumah itu asin, tapi asinnya Sono Kembang tuh yang sampe bikin puyeng gitu lho, beberapa kali pameran nyobain Sono Kembang dan emang selalu begini, jadi memang mungkin itu cita rasa masakan mereka ya, padahal dekorasinya bagus banget sih, harganya juga lebih mahal Sono Kembang daripada Alfabet.


Contoh dekorasi super niat dari Sono Kembang

Selain Alfabet, katering yang rekanan dama Bidakara itu ada Akasya, nah ini katering yang terkenal banget sering dipake sama pejabat-pejabat, dan terkenal “mahal”nya, Akasya jarang banget ikut wedding fair, dan aku juga belum pernah diundang ke kondangan yang pake kateringnya itu Akasya, pertama kali aku ketemu Akasya itu di Balai Samudera Wedding Fair, dan aku tentunya berekspektasi tinggi karena semua orang bilang ini katering mahal, ini katering udah pasti enak, dan sebagainya, dan pas aku cobain ya emang enak sih, beberapa makanannya juga enak banget, dan mungkin menunya jarang ditemui di katering lain, tapi sejujurnya ga melampaui ekspektasi aku sih hehehe, beberapa makanannya malah enakan di katering lain menurutku, dan pas aku minta perkiraaan quotationnya untuk di Birawa dengan 1500 tamu, harganya hampir 2x lipatnya yang ditawarkan Alfabet, tapi kalo kamu mau kesan mewahnya dapet banget sih pake Akasya, dekorasinya juga cucok.

Katering rekanan lainnya dari Bidakara adalah Dwi Tunggal Citra alias DTC, nah kalo ini makanan westernnya juara banget sih, apalagi salmon mayoyakinya itu aku akui kalo Alfabet mah kalah banget, dan makanan-makanan western lainnya waktu itu aku cobain di test food pas pameran maupun di kondangan temen, semuanya enak, Cuma kalo dekorasi menurutku masih kalah sama Alfabet, harga yang ditawarkan DTC sedikit lebih mahal walaupun ya 11/12 lah sama Alfabet.
Selain itu rekanan Bidakara adalagi yaitu Puspa, waktu itu temenku pake Puspa dan makanannya enak-enak, waktu pameran di Balai Samudera juga aku cobain makanannya enak-enak, Puji waktu itu dateng ke kondangan temennya dan bilang temennya pake Puspa dan rasanya enak banget, harga yang ditawarkan sedikit lebih murah dibandingkan Alfabet walaupun ya 11/12 juga sih, dekorasinya ya lumayan menurutku kok, Cuma ada beberapa orang yang bilang kalo Puspa ini performancenya ga stabil kadang enak banget kadang enggak, ada juga yang bilang sekarang kebanyakan micin, tapi aku juga belum pernah mantengin performancenya sampe berkali-kali gitu sih sejauh yang udah aku coba sih enak dan aku cocok sama makanannya.

Baiklah ini aku udah ngetik panjang x lebar banget hahaha, selain katering-katering di atas, aku udah coba juga Chez Ingrid menurutku rasanya biasa aja lebih ke manis soalnya dan lidahku kurang cucok, terus ada CV Pangan Selaras bakso rusuk sama kue-kuenya enak harganya tapi lumayan tinggi sih, ada juga yang surprisingly good karena aku ga berminat nyobain tadinya Cuma sambil nunggu mami di toilet dan deket situ ada boothnya Yvonnes catering jadi ya aku cobain aja, dan ternyata enaaaaak, makanannya lebih ke western juga tapi enak banget asli dah. Kalo yang tradisional kalian harus cobain Umara, itu makanannya unik-unik dan enak-enak tapi emang harganya lumayan tinggi, tapi kalo ada Umara di pameran aku selalu wajib mampir karena emang enak-enak dan unik-unik lain dari yang lain, thumbs up. Kalo kalian mau yang kelasnya tinggi dan nyediain paket komplit bisa coba Diamond, dia nyediain paket komplit walaupun gak harus ambil paket komplitnya tapi semakin banyak vendor dari Diamond yang kalian ambil harganya jadi makin murah dan bonusnya jadi makin banyak, rasa makanannya oke kok menurutku, gak istimewa gimana banget tapi sangat appropriate untuk disajikan dan di Bidakara dia juga rekanan. Dan katering yang penyajian makanannya paling istimewa yang pernah aku temui yaitu S2Banquet, gila bagus banget penyajian makanannya, rasanya juga oke punya.


Contoh penyajian makanannya S2Banquet on another level banget 

Satu lagi yang mau aku bahas, Muthia Catering, ini katering Minang dan nasi kapaunya warbiyasak deh terbayang-bayang sampe rumah kalo kata yang udah pernah nyobain, dan mereka waktu itu ngadain test food di Masjid Al-Azhar, aku dateng sama mami papi, dan beneran dong, sumpah enaaaaaaaak bangeeeet, apalagi tunjangnya empuk nian, jadi rencananya aku bakal ambil nasi kapau juga dari katering ini untuk nambahin buffet di acara nikahanku nanti. Kalo kalian berencana mau bikin pesta adat Minang, Muthia Catering juga nyediain full package dan dia yang punya semuanya, jadi bukan dialihin ke vendor lain, harganyapun di bawahnya Puspita Sawargi, recommended sih menurutku.

Masih banyak banget sih katering lainnya, tapi ada yang emang gak berbekas aja diingatan karena emang B ajah, ada juga yang aku ga tega bahasnya karena emang murah banget tapi ada harga ada rupa lah ya, ada yg emang bikin mengelus dada juga pas ke nikahan orang yg kateringnya ngaco tapi ya jangan dibahas disinilah ya ntar aku dituntut pencemaran nama baik pula hehehe. Kalo kalian ada pengelaman mau cerita soal katering apa nih? Atau ada katering yang bikin kalian penasaran mungkin?

Next enaknya bahas soal apalagi ya?